ANALISIS YURIDIS PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA PELAKU TINDAK PIDANA KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENGAKIBATKAN KORBAN MENINGGAL DUNIA PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN HUKUM PIDANA ISLAM (Studi Pada Putusan Nomor :29/PID.SUS/2020/PT PDG)

Authors

  • Muhammad Nawafil UIN Kiai Haji Achmad Siddiq
  • Muhammad Aenur Rosyid UIN Kiai Haji Achmad Siddiq

Keywords:

traffic accidents, Restorative Justice

Abstract

The existence of an incident commonly known as a traffic accident or
accident caused by a negligent motorbike reder, and causing the loss
of person’s life, includes the application of criminal liability under
Article 310 paragraph 4 of Law Number 22 of 2009 concerning
Traffic and Transportation and combined with the application of
Restorative Justice based on Article 54 and Article 70 of the
provisions of Law Number 1 of 2023 of the Criminal Code. The
research category is normative juridical with reference to literature
or normative juridicial library research which is based on existing
secondary data, into data in the form of primary law. For example,
the approach to law number 22 of 2009 cocerning Road Traffic and
Transportation. Article 310 paragraph 4. The results of the research
concluded that 1. Regarding the decision of the panel of judges in
Decision Number 29/PID.SUS/2020/PT PDG the panel of judges
considered juridically Article 310 paragraph 4 of Law Number 22 of
2009 LLAJ, in accordance with the single indictment of the Public
Prosecutor by imposing a lighter sentence than the demands of the
Public Prosecutor 2.
That the consideration of the Panl of Judges is not in accordance with
the theory of Criminal Individualization because it does not see objective reasons in lightening things for the defendant, in the from of
forgiveness from the victim’s family and the actions that carried out
by the Defendant without any intention form the Defendant, the panel
of judges should not apply Article 310 paragraph 4 of Law Number 22
of 2009 LLAJ, so that it is line with the implementation of legal reform
using the Criminal Individualization theory approach with the
application of Law No. 1 of 2023 Criminal Code 3 states that criminal
acts in Islamic law are categorized as qatlu al-khata as a reference to
mitigating circumstances, in the view of Islamic law it provides an
alternative space for forgiveness with criminal individualization for
perpetrators of criminal acts of negligence by cyclists motorbike that
caused the victim to die, which is known in Islamic law as Tahkim as
legal reform.

References

Abidin, H.A Zainal. Hukum Pidana I. Jakarta: Sinar Grafika, 1995.

Abdul Al-Qadir Audah, At-Tasyri' Al-Jinairy Al-Islamy (Dari Al

Kitab Al-Arabi', 2013).

Al-Faruk, Assadulloh. Hukum Pidana Dalam Sistem Hukum Islam.

Bogor: Ghalia Indonesia, 2009.

Ali, Achmad. Menguak Teori Hukum dan Teori Peradilan Vol.1. Jakarta:

Kencana, 2010.

Ali, Zaunuddin. Hukum Pidana Islam, Cetakan Kedua. Jakarta: Sinar

Grafika, 2009.

Audah, Abdul Qadir. At-Tasyri Al-Jinaiy Al-Islamiy, Juz I.

Bambang, Waluyo. Penelitian Hukum Dalam Praktek. Jakarta: PT.Sinar

Grafika, 2008.

Basyir, Ahmad Azhar. Iktisar Fiqih Jinayat (Hukum Pidana Islam).

Yogyakarta: Unversitas Isalam Indonesia Press.

Braithwaite, John. Restorative Justice & Responsive Regulation.

England: Oxford University Press, 2002.

Butarbutar, Elisabeth Nurhaini. Penerapan dan Pengaturannya dalam

Hukum. 2011.

Departemen Agama. Al Qur’an dan Terjemahannya. Semarang: Toha

Putra, Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa

Indonesia. Pusat Bahasa (Edisi Keempat). Jakarta:PT.Gramedia

Pustaka Utama, 2012.1989.

Departemen Agama RI. Al-Quran dan Terjemahannya surat-fussilat-ayat

Jakarta: Departemen Agama, 1984.

Diantha, I Made Pasek. Metodologi Penelitian Hukum Normatif Dalam

Justifikasi Teori Hukum. Jakarta: Kencana, 2016

Dzazuli, Ahmad. Fiqih Jinayah. Jakarta: PT Raja Grafido Persada, 2000.

E.Utrecht. Rangkaian Seri Hukum Pidana II. Tinta Mas: Surabaya, 1965.

E.Utrecht, E. Hukum Pidana 1. Surabaya: Pustaka Tinta Mas,1986.

E.Utrecht an Moch Saleh Djindang, Pengantar dalam Hukum Indonesia.

Jakarta: Sinar Harapan, 1980.

Faruq, Asadulloh Al. Hukum Pidana dalam Sistem Hukum Islam.

Cetakan Pertama. Bogor: Ghalia Indonesia 2009.

Haliman. Hukum Pidana Islam Menurut As Sunnah. Jakarta: Bulan

Bintang, 1972.

Hamzah, Andi. Asas-asas hukum pidana. Jakarta: Rineka Cipta, 1994.

Hanafi, Ahmad. Asas-Asas Hukum Pidana Islam, Cetakan Ke-4. Jakarta:

Bulan Bintang, 1990.

Ibrahim, Johny. Teori dan Metode Penelitian Hukum Normatif. Malang:

Penerbit Bayumedia Publishing, 2006).

Ibrahim, Unais, et al., Al-Mu‟jam Al-Wasith, Juz II, (Dar Ihya At

Turats, tt).

Ichsan, H. Muchamad dan M. Endrio Susila. Hukum Pidana Islam:

Sebuah Alternatif, Cetakan Pertama. Yogyakarta: LAB Hukum

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, 2008.

Ilyas, Amir. Asas-Asas Hukum Pidana. Yogyakarta: Rangkang

Education, 2012.

Irfan, Nurul dan Masyrofah. Fiqh Jinayah. Jakarta: Amzah, 2014.

Ishaq. Metode Penelitian Hukum dan Penulisan Skripsi, Tesis, serta

Disertasi. Bandung: Alfabeta.

Ismail, Nurhasan. Relativitas Daya Pemaksa Hukum: Indikasi Lemahnya

Penegakannya, Majalah Mimbar Hukum. Edisi Khusus No.

/VI/2003. Yogyakarta: Fakultas Hukum Universitas Gadjah

Mada.

Jamil, Fathurahman. Filsafat Hukum Islam. Jakarta: Logos Waca Ilmu,

Kurniawan, Basuki. Logika dan Penalaran Hukum. Bondowoso, Licensi

(Library Centre Indonesia), 2021.

Liebmann, Marian. Restorative Justice, How it Work. London and

Philadelphia: Jessica Kingsley Publishers, 2007.

Manan, Bagir. Sistem Peradilan Berwibawa (Suatu Pencarian). Jakarta:

FH-UI Press, 2004.

Mardani. Hukum Pidana Islam. Jakarta: Prenada Media Group, 2019.

Maramis, Frans. Hukum Pidana Umum dan Tertulis di Indonesia.

Rajawali Pers, Jakarta,2013.

Mark Umbreit, Family Group Conferencing: Implications for Crime

Victims, The Center for Restorative Justice, University of

Minnesota, Mark M. Lanier dan Stuart Henry, Essential

Criminology, Second Edition, Wastview, Colorado, USA, 2004.

Marshall, Tony. Restorative Justice: An Overview, London: Home

Office Research Development and Statistic Directorate, 1999.

Marsum. Jinayat (Hukum-Pidana Islam). Yogyakarta: Bag Penerbitan

Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, 1984..

Marwan, M. dan Jimmy p. Kamus Hukum. Surabaya:Reality Publisher

Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum (Edisi Revisi). Jakarta:

Kencana, 2021.

Milles dan Huberman. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas

Indonesia Press, 1992.

Moeljatno. Asas-Asas Hukum Pidana. Cetakan Ke-4. Jakarta: Bina

Aksara, 1987.

Muslich, Ahmad Wardi. Hukum Pidana Islam. Jakarta: Sinar Grafika.

Muslich, Ahmad Wardi. Pengantar dan Asas Hukum Pidana Islam, Fiqh

Jinayah. Jakarta: Sinar Grafika. 2006.

Nashirudin, Muhammad Sholih Sunan Abu Daud. Jakarta : Pustaka

Azzam,2007.

Nasution,

Bahder

Johan.

Metode Penelitian Ilmu Hukum.

Bandung:Mandae Maju, 2008.

Nasution. Metode Reseach, Penelitian Ilmiah. Jakarta :Bumi Aksara,

Pidana Tanpa Kesalahan. Cetakan Ke-2. Jakarta: Kencana, 2006.

Priyatno,

Admaja.

Kebijakan

Legislasi

Tentang

Sistem

Pertanggungjawaban Pidana Koorporasi Di Indonesia. Bandung:

CV. Utomo. 2004.

Projodikoro, Wirjono. Tindak-Tindak Pidana Tertentu di Indonesia.

Refika Aditama, Bandung, 2008.

Rasjid, S. Fiqih Islam. Jakarta: Sinar Baru Algensindo, 2012.

Rasyid, Roihan A. Hukum Acara Peradilan Agama. Jakarta: PT. Rajawali

Press, 2006.

Rifa’I, Ahmad. Penemuan Hukum Oleh Hakim Dalam Prespektif Hukum

Progresif. Jakarta: Sinar Grafika, 2011.

Rosyid, Muhammad Aenur. Dasar-Dasar Hukum Pidana. Jember:

Pustaka Radja, 2021.

Santoso, Topo. Membumikan Hukum Pidana Islam. Jakarta: Gema

Insani, 2003.

Seregar, Bismar. Hukum, Hakim dan Keadilan Tuhan (Kumpulan Catatan

Hukum dan Peradilan di Indonesia. Jakarta: Gema insani Press,

Soesilo. Pokok-Pokok Hukum Pidana dan Delik-delik Khusus. Bandung: PT

Karya Nusantara, 1979.

Soemitro, Ronny Hanitijo. dalam bukunya Mukti Fajar & Yulianto

Achmad, Dualisme Penelitian Hukum Normatif & Empiris,

Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.

Sthepanie Coward-Yaskiw, Restorative Justice: What Is It? Can It

Work? What Do Women Think?, Horizons 15 Spring), http:

web.infotrac.gale-group.com; Lihat : Mark M. Lanier dan

Stuart Henry, Essential Criminology, Second Edition,

Westview, Colorado, USA, 2004.

Sudarsono. Hukum dan Hukum Pidana. Pradnya Paramita, Jakarta,

Thohari, Fuat. Hadis Ahkam: Kajian Hadis-Hadis Hukum Pidana

Islam (Hudud, Qishash, Ta’zir). Yogyakarta: Deepublish, 2018.

Tim Penyusun Institut Agama Islam Negeri Jember. Pedoman

Penulisan Karya Ilmiah. Jember: IAIN Jember Press, 2019.

Zahrah, M. Abu. Ushul Fiqih, cet.8. Jakarta: Pustaka Firdaus, 2003.

Zuhaili, Wahbah. Fiqih Islam wa Adillatuhu, Jilid 7. Damaskus: Dar Al-

Fikr; Gema Insani Press, 1989.

Bogiyanto, Iwan. Penerapan Sanksi Pidana Terhadap Kasus Kelalaian

Pengemudi Yang menimbulkan Kecelakaan Di Jalan Raya;

Tinjauan Yuridis UU No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas

Dan Angkutan Jalan. Surabaya: Skripsi UPN VETERAN, 2011.

Yusuf, Mochamad. Analisis Kasus Kecelakaan Lalu Lintas yang

Dilakukan Oleh Afriyani Susanti dan Mengakibatkan Korban

Meninggal Dunia dan Luka Berat. Bandung: Universitas

Padjadjaran, 2013.

Ana, Gita Febri, dan Rehnalemken Ginting. Analisis Penerapan Pasal

KUHP Mengenai Kealpaan yang Menyebabkan Hilangnya Nyawa Orang Lain (Studi Putusan Nomor: 267/Pid.B/2011/Pn/SKH)”,Recidive, Volume 4, No 2 (2015).

Lex EtSocietatis Volume X Issue 4, Oktober-Desember, 2022 P-ISSN:

-9758, E-ISSN: 2747 1713

Marala, Andi Zeinal. Penegakan Hukum Pidana Terhadap Kelalaian

Pengemudi Yang menimbulkan Kecelakaan Kecelakaan Jalan

Raya. Lex Crimen, IV, 5, 2015.

Sangki, Agio V. Tanggung Jawab Pidana Pengemudi Kendaraan Yang

Mengakibatkan Kematian Dalam Kecelakaan Lalu Lintas. Lex

Crimen, I, 1, 2012.

Sinulingga, R., & Sugiharto, R, Studi Komparasi Sanksi Pidana

Pembunuhan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

(KUHP) dengan Hukum Islam dalam Rangka Pembaharuan

Hukum Pidana. Sultan Agung Fundamental Research Journal,

(1), (2020).

Syamsudin, M. Arti Penting Prophetic Intelligence Bagi Hakim Dalam

Memutuskan Perkara di Pengadilan. Jurnal Ilmiah Hukum

Legality, Vol. 15 No. 1, 2007, Malang: Fakultas Hukum

Universitas Muhamadiyah Malang (UMM).

Wijayanta, Tata, dan Herry Firmansyah. Perbedaan Pendapat Dalam

putusan-Putusan Di Pengadilan Negeri Yogyakarta dan

Pengadilan Negeri Sleman. Jurnal Berkala Mimbar Hukum, Vol.

No. 1,2011, Yogyakarta: Fakultas Hukum Universitas

Gadjah Mada.

Detik News, https://news.detik.com/berita/d-2366301/90-persen

pelajar-elanggar-lalu-lintas-tidak-punya-sim

Dihni, Vika Azkiya. Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Indonesia

Meningkat di 2021, Tertinggi dari Kecelakaan Motor,

https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/03/24/an

gka-kecelakaan-lalu-lintas-di-indonesia-meningkat-di-2021

tertinggi-dari-kecelakaan-motorhttps://an-nur.ac.id/diyat

pengertian-sebab-macam-macam-dan-hikmahnya/ Ombudsman Republik Indonesia,

https://ombudsman.go.id/pengumuman/r/catatan-akhir

tahun-2020-ombudsman-ri---------------------kepolisian-paling

banyak-dilaporkan-ke-ombudsman

Putri, Dika Andini. Pertimbangan Hakim Berdasarkan Nilai Keadilan

Restoratif Dalam Memutus Perkara Tindak Pidana Karena

Kelalian Menyebabkan Kecelakaan Lalu Lintas Mengakibatkan

Kematian

Orang

(Studi

Kasus

Putusan

Nomor:

/Pid.B/2019/PN Snn), Skripsi, Universitas Sebelas Maret

Surakarta,

,

https://digilib.uns.ac.id/dokumen/download/86279/NDgx

OTU0/Pertimbangan-Hakim-Berdasarkan-Nilai-Keadilan

Restoratif-Dalam-Memutus-Perkara-Tindak-Pidana-Karena

Kelalaian-Menyebabkan-Kecelakaan-Lalu-Lintas

Mengakibatkan-Kematian-Orang-Studi-Kasus-Putusan

Nomor-6PidB2019PN-Snn-abstrak.pdf

https://web.suaramuhammadiyah.id/2020/06/18/memenuhi-hak

pengguna-jalan/

https://info-hukum.com/2019/04/20/teori-pertanggungjawaban

pidana/

https://id.wikipedia.org/wiki/Tindak_pidana#cite note-1

https://www.kajianpustaka.com/2020/05/kecelakaan-lalu

lintas.html

https://badilag.mahkamahagung.go.id/artikel/publikasi/artikel/pu

tusan-hakim-adalah-mahkota-hakim-oleh-drshmahjudi-mhi

/

https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/44604

https://eprints.uny.ac.id/18100/5/BAB%20III%2009.10.033%20Aji%2

p.pdf

Undang-Undang

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) pasal 359 tentang

kelalaian.

Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan

Angkutan Jalan

Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan

Angkutan Jalan

UU Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman.

http://www.komisiyudisial.go.id/downlot.php?file=UU-No

-2009-kekuasaan-kehakiman.pdf

Downloads

Published

2025-11-05

How to Cite

Muhammad Nawafil, & Muhammad Aenur Rosyid. (2025). ANALISIS YURIDIS PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA PELAKU TINDAK PIDANA KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENGAKIBATKAN KORBAN MENINGGAL DUNIA PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN HUKUM PIDANA ISLAM (Studi Pada Putusan Nomor :29/PID.SUS/2020/PT PDG) . CLEAR: Criminal Law Review, 3(2), 110–172. Retrieved from https://clearjournal.uinkhas.ac.id/index.php/clear/article/view/56