Analisis Kritis Efektivitas Sanksi Pidana Denda Pertanggungjawaban Korporasi Sektor Pertambangan dan Pemulihan Lingkungan
Critical Analysis of the Effectiveness of Criminal Sanctions and Fines for Corporate Liability in the Mining Sector and Environmental Restoration
DOI:
https://doi.org/10.35719/clear.v3i2.50Keywords:
Sanksi Pidana Denda, Pertanggungjawaban Korporasi, Sektor Pertambangan, Pemulihan Lingkungan, Efektivitas HukumAbstract
The legal issue of environmental damage caused by corporate mining activities raises critical questions regarding the effectiveness of penal fines as a law enforcement instrument. This study aims to critically analyze the extent to which penal fines can encourage corporate responsibility in the mining sector to prevent damage and undertake environmental restoration. Employing a normative-empirical legal research method, data was collected through literature review and legal document analysis, then analyzed descriptively qualitatively. The findings indicate that despite the existing regulations on penal fines, their effectiveness is still hampered by fine amounts often disproportionate to environmental losses, the complexity of proving corporate fault, and challenges in allocating fine funds for concrete environmental restoration. Factors such as law enforcement capacity, integrity, and corporate compliance culture also play a role. Regulatory reforms, enhanced law enforcement capacity, and a more comprehensive combination of sanctions are needed to achieve optimal deterrence and environmental restoration goals.
Isu hukum kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan oleh korporasi menimbulkan pertanyaan kritis mengenai efektivitas sanksi pidana denda sebagai instrumen penegakan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis sejauh mana sanksi pidana denda mampu mendorong pertanggungjawaban korporasi sektor pertambangan dalam mencegah kerusakan dan melakukan pemulihan lingkungan. Menggunakan metode penelitian hukum normatif-empiris, data dikumpulkan melalui studi pustaka dan analisis dokumen hukum, serta dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa meskipun sanksi pidana denda telah diatur, efektivitasnya masih terhambat oleh besaran denda yang seringkali tidak proporsional dengan kerugian lingkungan, kompleksitas pembuktian kesalahan korporasi, serta tantangan dalam alokasi dana denda untuk pemulihan lingkungan yang konkret. Faktor-faktor seperti kapasitas penegak hukum, integritas, dan budaya kepatuhan korporasi turut mempengaruhi. Diperlukan reformasi regulasi, peningkatan kapasitas penegak hukum, dan kombinasi sanksi yang lebih komprehensif untuk mencapai efek jera dan tujuan pemulihan lingkungan yang optimal.
References
Buku
Amiruddin, & Asikin, Z. (2020). Pengantar Metode Penelitian Hukum. RajaGrafindo Persada.
Artikel Ilmiah
Alfharizi, M., Hamid, A., & Natsir, N. I. (2023). Analisis Sistem Pemidanaan Dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara. Jurnal Parhesia, 1(2), 162–166. https://doi.org/10.29303/parhesia.v1i2.3166
Harahap, M. Z. A., Syarifuddin, & Putra, P. S. (2024). Analisis Yuridis Terhadap Tindak Pidana Usaha Pertambangan Tanpa Izin (Studi Putusan Nomor: 95/Pid.Sus/2022/PN.Mdl). Jurnal Hukum Dan Kemasyarakatan Al-Hikmah, 5(3), 420–441.
Mahmud, A. (2023). Lingkungan Hidup Di Provinsi Jawa Barat. Jurnal Dialektika Hukum, 5(1), 62–77.
Prasetio, B. E., & Hasrianti. (2024). Implementasi Smart Mining dan Teknologi Hijau dalam Mitigasi Dampak Pertambangan Nikel Terhadap Lingkungan di PT. Sulawesi Cahaya Mineral. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 6(9), 5867–5878. https://doi.org/10.47476/reslaj.v6i9.2739
Prastiti, H. S. (2022). MENAKAR EFEKTIVITAS PENDEKATAN PENAATAN (COMPLIANCE APPROACH) DAN PENDEKATAN PENJERAAN (DETERRENCE APPROACH) DALAM PENEGAKAN HUKUM LINGKUNGAN. Tanjungpura Law Journal, 6(1), 1. https://doi.org/10.26418/tlj.v6i1.45403
Putra, P. S. (2024). The Corporate Liability as Perpetrator of Environmental Pollution Crime. Jurnal Akta, 11(2), 462–470. https://doi.org/10.30659/akta.v11i2.37463
Stella, S., & Prianto, Y. (2024). Efektivitas Sanksi Administrasi Dalam Mencegah Pencemaran Sungai. Jurnal Usm Law Review, 7(3), 1394–1407. https://doi.org/10.26623/julr.v7i3.10460
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dimas Aji Pangestu Sultan AN, Teguh Karya Pamungkas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


