Tumpang-Tindih Kewenangan Penyidikan Tindak Pidana Illegal Fishing oleh PPNS Perikanan, Penyidik TNI AL, dan Kepolisian
(Overlapping Authority for Investigating Illegal Fishing Crimes by Fisheries PPNS, Indonesian Navy Investigators, and the Police)
Keywords:
Overlapping Authority, Illegal fishing, InvestigatingAbstract
Illegal Fishing is a form of crime that has cost the Indonesian state
billions of dollars, so every stage of law enforcement in the criminal
justice system must be able to create legal certainty. However, in the
investigation process, three institutions have the authority to
investigate the a quo crime. Thus, this article focuses on the
application policy related to the harmonization of authority among
multi-agency investigators in illegal fishing crimes. This article is a
normative legal research with a statutory, conceptual, and historical
approach. The research findings are: First, the authority of multi
agency investigations is stipulated in Article 73 of the Fisheries Law,
which historically is a political compromise between the three
agencies. Furthermore, based on the principle of legal certainty by
Otto, clear regulations are needed regarding the material limitation of
authority. This serves as a reference in the formulation of application
policies to
References
Buntoro, Kresno. 2017. Nusantara ALKI (Alur Kepulauan Indonesia).
Depok: Raja Grafindo Persada.
Kansil, CST. 2009. Kamus Istilah Hukum. Jakarta: Gramedia Pustaka.
Kenedi, John. 2017. Kebijakan Hukum Pidana (Penal Policy) dalam
Sistem Penagakan Hukum di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka
Pelajar.
Marzuki, Peter Mahmud. 2011. Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana
Prenada.
MD, Mahfud. 2007. Kepastian Hukum Tabrak Keadilan, dalam Fajar
Laksono, Ed., Hukum Tak Kunjung Tegak: Tebaran Gagasan
Otentik Prof. Dr. Mahfud MD/ Bandung: Citra Aditya Bakti.
Mulyani, Mahmud. 2008. Criminal Policy. Medan: Pustaka Bangsa
Press.
Rahardjo, Satjipto. 2012. Ilmu Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Partanto, Pius A. & M. Dahlan Al Barry. 1994. Kamus Ilmiah Populer.
Surabaya: Arkola.
Siombo, Marhaeni Ria. 2010. Hukum Perikanan Nasional dan
Internasional. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Soeroso. 2011. Pengantar Ilmu Hukum. Jakarta: Sinar Grafika.
Article Journals
Ariyanti, Vivi Ariyanti. 2019. “Kebijakan Penegakan Hukum dalam
Sistem Peradilan Pidana Indonesia” Jurnal Yuridis, Vol. 6, No.2.
Hikmah, Mutiara. 2013. “Illegal Fishing in Indonesia from the
National and the International Law Perspective” Indonesian
Journal of International Law, Vol. 11 No. 1.
Hikmawati, Puteri. 2012. “Permasalahan Hukum dalam Penyidikan
Tindak Pidana di Bidang Perikanan” Negara Hukum, Vol. 3 No.
Kalombang, Refli Zeth, Anna Wahongan, & Lusu K.F.R Gerungan.
“Tindak Pidana Illegal Fishing oleh Warga Negara Asing
menurut Hukum Inmternasional”. Jurnal UNSRAT.
Putra, Budi Kristian Bivanda. 2018. “Kebijakan Aplikasi Tindak
Pidana Isber (Cyber Crime) di Indonesia”, Palrev, Vol. 1 Issue 1,
(2018), h. 5.
Putri, Merisa Nur. 2020. “Penegakan Hukum terhadap Penangkapan
Ikan secara Ilegal yang Melibatkan Negara Lain” Logika, Vol. 11
No. 01.
Risnanin, Muh. 2017. “Rekonsepsi Model Pencegahan dan
Pemberantasan Illegal Fishing di Indonesia” Padjajaran, Vol. 4
No. 2.
Samiaji, Ranu. “Harmonisasi Kewenangan Lembaga Negara dalam
Menanggulangi Tindak Pidana Illegal Fishing di Perairan
Indonesia” file:///C:/Users/Administrator/Downloads/1336-
Article%20Text-1662-1-10-20150911.pdf, Diakses 22 Juli 2025.
Websites
Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, “Mengenal IUU
Fishing Yang Merugikan Negara 3 Triliun Rupiah” http:
//www.p2sdkpkendari.com, diakses pada 22 Juli 2025.


